saya bukan blogger. saya hanya ingin bercerita :)
Tampilkan postingan dengan label melankolis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label melankolis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juni 2015

Rindu untuk Kamu yang Tabu

Rindu
.
.
.
.
.
kepadamu....

Mengharu biru

Karena ku tahu
.
.
.
Kita bukan yang kita tuju

Kisah yang belum usai
Menjadi suatu candu
Untuk terus ku reguk
Karena terus mencari rasa terakhir dalam tetesnya
.
.
Bagai buku yang dibiarkan terbuka
Menagih untuk terus dibaca
Menyisakan lembar kosong di halaman terakhir
Belum tertulis akhir ceritanya


Tanya
.
.
.
Apa akhir dari cerita kita
Sehingga rindu ini belum mau enyah jua
.
.
.
Terus menjadi bayang
Yang sewaktu-waktu datang saat sinar menyorotku
 (koma)
Menyorot kita....


Rindu kepadamu adalah hal yang tabu
Sebab ku tahu kita bukan yang kita tuju
Tapi lembar akhir cerita masih kosong
Menanti akhir yang masih tercekat di kerongkong

Senin, 25 Mei 2015

Sore itu kita pernah disini
Menanti gelap turun menutup hari
Seloyang pizza menemani dengan topping tawamu yang renyah
Aku memilih menikmati setiap gigitannya dengan perlahan
Karena aku tak sampai hati lekas menghabiskan gelakmu
Meski kita telah bersama sedari fajar
Namun kita belum juga ingin beranjak
Jika dapat kita bersama lebih lama lagi
Tanpa perlu berpisah
Karena aku dan kamu butuh untuk terus menatap
Kita butuh terus bersama
Dan mencinta...
Yang terjadi pada sore ini hanyalah aku
Sendiri, masih di tempat ini
Tempat yang sama seperti yang pernah kita singgahi
Sudut itu pun masih sama
Meja, counter pizza, setiap lekat kita masih bersisa disana
Yang berbeda hanyalah aku dan kamu bukan lagi kita
Aku kini bersama secangkir cokelat hangat
Dan kamu mungkin bersama kekasihmu yang hangat
Mungkin aku dan kamu dapat bertemu kembali
Pada suatu sore
Yang lebih indah
Hanya aku dan kamu
Atau
Kita...


Allure,
ditulis pertama kali di secarik kertas
150515 @15.43 pm

Sabtu, 28 Maret 2015

Ketika Kamu Merasa Gagal Move On

Gagal move on? Aku rasa bukan gagal move on, hanya saja kamu merindukan momen indah dan kebersamaan bersama orang itu. Dia yang sempat membuatmu merasa tinggi, yang membuat hidupmu lebih berarti, yang membuatmu selalu optimis dan berani menjalani hari.
Jangan pernah paksa dirimu untuk move on karena semakin kamu memaksa maka semakin sulit pula kamu untuk move on. Move on bukan paksaan meskipun ia menjadi suatu keharusan. Harus untuk hidupmu yang lebih baik, tanpa bayang-bayang masa lalu. Tanpa perasaan yang membelenggu yang hanya menahan langkahmu untuk terus menjadi bahagia. Percayalah move on terjadi dengan sendirinya, bahkan tanpa kamu sadari. Kamu hanya perlu menjalani hidupmu seperti biasa. Seolah tidak terjadi apa-apa. Seolah semua masih sama seperti sebelumnya. Seolah masih ada dia sebagai moodbooster harimu.
Tapi jangan hadirkan sosoknya di pikiranmu, sekali pun jangan. Karena wajahnya hanya akan membuatmu terlempar ke kenangan masa lalu. Tidak, kamu tidak harus melupakannya atau pun menghapus kenangan indah bersamanya. Biarkan ia dan kenangan kalian tetap ada, hanya saja dengan porsi yang berbeda. Simpan mereka dalam satu folder baru, folder berjudul masa lalu. Kemudian letakkan dalam memori yang bahkan kamu sendiri susah menggapainya dan menemukannya, sebuah tempat yang terselubung. Agar kamu tidak mudah untuk menemukannya dan membukanya kembali.
Masa lalu ada untuk pelajaran menghadapi masa depan. Kita tidak akan bisa berada di hari ini tanpa adanya masa lalu. Kita tidak akan mempunyai masa depan jika tidak pernah berada dalam masa lalu. Maka biarkanlah ia tetap ada, jangan menghapusnya atau pun menghilangkannya.
Jika pada satu masa kamu merindukan masa lalumu, jangan salahkan dirimu karena itu sungguh di luar kendalimu. Rasa rindu bisa datang kapan saja tanpa permisi. Yang perlu kamu lakukan hanyalah sejenak mengenangnya, lalu sesegera mungkin menyimpannya kembali dalam-dalam. Mengenang bukan berarti mencintai kembali. Mengenang hanyalah wujud pembasuh rasa rindu. Sama seperti air yang kita minum saat kita haus, cukup minum untuk menghilangkan dahaga kita, tak perlu berlebihan karena akan membuatmu kembung dan sakit sendiri.
Semangatilah dirimu sendiri untuk tidak terjebak pada masa lalu dan nostalgia. Kamu harus bahagia sebab bahagia itu perintah.

Berbahagialah, ada banyak orang yang sanggup membahagiakanmu dibandingkan ia yang hanya membuatmu bersedih.

Bahagialah, sebab itu adalah perintah.

Minggu, 25 Mei 2014

Zarry Hendrik

Aku suka ketika Zarry Hendrik berkata-kata. Tapi aku tidak suka ketika topiknya berubah menjadi politik. Seketika itu juga sisi romantis dan gokilnya berubah jadi menyebalkan.

Kapan Kau Datang Lagi?

Kapan kau datang lagi, membangunkanku tidur, mengingatkanku bahwa waktu itu berharga saat denganmu? Kapan kau datang lagi, menjemputku pergi, membawaku ke tempat yang kau pikir kita bisa tenang di sana? Kapan kau datang lagi, menemuiku yang tidak tahu bagaimana lagi jika tanpa kau? Kapan kau datang lagi? Kapan?


Sama-sama Di bawah Langit

Bila aku harus menjauhimu, aku akan memulainya dengan berjalan mundur. Aku akan menghayati lambai tanganmu di selangkah demi selangkah. Kemudian saat mataku mulai berkaca-kaca, aku akan berkedip untuk membiarkan pipiku pasah. Aku akan menangisi jarak sambil menaruh harap untuk melayang-layang di atas tanah. Karena sejauh apapun kita terpisah, kita hanya sama-sama di bawah langit, masih di dalam bumi yang tidak lelah berputar terus.




Jika Ini Cinta

Aku akan percaya ini cinta
jika bersamanya di bawah terik matahari
aku malah merasa teduh

Aku akan percaya ini cinta
jika terjebak dengannya di tengah serigala
aku tetap merasa tenang

Aku akan percaya ini cinta
jika menjauh dari Sang Pencipta
aku jadi merasa takut

dan aku akan percaya ini cinta
jika melihatnya tertawa dengan lepas
aku sudah merasa cukup

Rabu, 02 April 2014

Dari Sapardi Djoko Damono

“tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu”
Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni 

“Aku mencintaimu.
Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan
keselamatanmu”
Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni  


“DI RESTORAN

Kita berdua saja, duduk. Aku memesan
ilalang panjang dan bunga rumput --
kau entah memesan apa. Aku memesan
batu ditengah sungai terjal yang deras --

kau entah memesan apa. Tapi kita berdua
saja, duduk. Aku memesan rasa sakit
yang tak putus dan nyaring lengkingnya,
memesan rasa lapar yang asing itu.

(1989)”
Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni

  “I want to love you simply, in words not spoken: tinder to the flame which transforms it to ash
I want to love you simply, in signs not expressed: clouds to the rain which make them evanescent (Aku Ingin-I Want)”
Sapardi Djoko Damono

“SEMENTARA KITA SALING BERBISIK

Sementara kita saling berbisik
Untuk lebih lama tinggal
Pada debu, cinta yang tinggal berupa
Bunga kertas dan lintasan angka-angla

Ketika kita saling berbisik
Di luar semakin sengit malam hari
Memadamkan bekas-bekas telapak kaki, menyekap sisa-sisa unggun api
Sebelum fajar. Ada yang masih bersikeras abadi.

(1966)”
Sapardi Djoko Damono, Hujan Bulan Juni 

“YANG FANA ADALAH WAKTU

Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa.
“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?”
tanyamu.
Kita abadi.

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,
1982”
Sapardi Djoko Damono, Perahu Kertas

Sihir Hujan
Hujan mengenal baik pohon, jalan, dan selokan
-- swaranya bisa dibeda-bedakan;
kau akan mendengarnya meski sudah kaututup pintu dan jendela.
Meskipun sudah kau matikan lampu.

Hujan, yang tahu benar membeda-bedakan, telah jatuh di pohon, jalan, dan selokan
- - menyihirmu agar sama sekali tak sempat mengaduh
waktu menangkap wahyu yang harus kaurahasiakan.

 
Cinta itu melebur komponen-komponen menjadi satu energi bersama, mengharmonikan nada, menyamakan langkah, menyelaraskan hati, menyenandungkan irama, merajut asa, mengisi kekosongan, merekahkan senyum, mewujudkan mimpi…
Cinta itu ramuan keajaiban..


dampak kangen kamu,
kiffe.
bahkan dalam jarak sedekat ini nyatanya kita tetap terpisah
can't wait to see u tmrrw
gross.

Rabu, 05 Maret 2014

Rain is Whispering on Us

Petrichor.
Kamu tahu apa itu petrichor? Bau tanah sehabis disiram hujan. Bukankah baunya selalu menenangkan? Sejuk. Menyejukkan. Aku selalu suka petrichor. Baunya alami, segar seperti jiwa kerontang yang tersiram air.
Setiap hujan turun, aku merasa punya waktu pribadi untuk merenung. Menghitung setiap rintiknya yang turun. Mendengarkan suaranya ketika sampai ke bumi. Merasakan dinginnya menyelimutiku. Menatap embun yang tercetak di jendela kamar. Meski terkadang aku sebal jika hujan menjebakku. Tapi tak bisa dipungkiri, hujan memang selalu hadirkan waktu dan kenangan tersendiri.
Aku suka hujan, tapi aku lebih suka lagi jika menikmatinya bersamamu. Berdua. Bercengkerama di bawahnya. Berbagi kehangatan. Saling berlindung dan melindungi.
Terima kasih hujan, untuk setiap kisah yang telah kau hadirkan untukku dan dia. Untuk menemaniku menjumpai bayangnya ketika tak dapat kujumpai dirinya. Untuk menahannya tetap bersamaku. Untuk membuatnya menuruti kata-kataku.Untuk semuanya.
Hujan, dapatkah kau terus menahannya untukku? Agar dia selalu menemaniku dan tidak berpaling lagi. Dapatkah kau terus menghadirkan kisah demi kisah tentangku dan dia? Menemani kami membuat cerita-cerita baru. Dapatkah kau selalu menjadi bagian dariku dan dia?
Aku selalu menanti kisah baru yang tercipta kala hujan datang. Kisah berdua denganmu tentunya. Agar terus tersambung cerita-cerita baru dan tak hanya terhenti pada kisah yang lama. Karena saat hujan turun, sesungguhnya ia berbisik pada kita. Tentang kata yang terucap. Tentang cinta yang terpendam. Tentang rasa yang tak kunjung terungkapkan. Tentang semua yang mewakili hati kita.


remember?

 
hujan terbaru tentang dua hati.






kiffe.
did you know what does rain whispered on us?

Selasa, 17 September 2013

untuk kamu, hati yang baru

Rindu sepagi ini terasa begitu menyebalkan
Bahkan pagi-pagi buta begini pun kamu dan semua tentangmu terus menyerangku
Mulai dari otak, syaraf, detak jantung, nafas, hingga laju darahku
Aku benci ketika harus rindu padamu karena itu artinya sama dengan aku harus membuka memori demi memori tentang kita
Demi menguapkan kata rindu dari jiwa
Tentu hal itu tidak cukup membantu karena sesungguhnya yang aku butuhkan untuk penawar hanyalah kamu
Hanya kamu....
Karena ini rasa rinduku padamu
Tapi seringkali aku merasa terbodohi dan terabaikan
Lihatlah, aku selalu saja memikirkanmu, merindukanmu, berdoa untukmu
Dan kamu?
Mungkin malah sedang asyik dengan wanitamu
Aku tak peduli bagaimana terlenanya kamu dengan hati yang baru, nanti kamu akan sadar jika sesungguhnya hanya hatiku tempat yang paling tepat untuk kamu kembali
Aku tak peduli seberapa jauh kamu melangkah pada hati yang salah; nanti kamu akan berlari kepada hatiku, hati yang selalu tertuju padamu
Aku tak peduli orang menganggapku bodoh; ini cinta, semua orang tentu pernah merasakannya
Dini hari ini, aku merasakan seluruh tubuhku bereaksi sama sakitnya dengan rinduku padamu
Rindu dini hari ternyata lebih menyiksa dari rindu-rindu biasanya
Tapi faktanya:
Aku selalu rindu kamu......

240613 @1 am

itu saat aku merindukanmu
dan tak bisa tidur, buncit...hehe
your only one.

Kamis, 22 November 2012

lagi-lagi, untukmu....

untuk kesekian kalinya merindukanmu
aku tahu, itu semua tak banyak berarti bagimu
karena mungkin, aku tak lebih dari kenangan pahit bagimu
dan kau selalu menjadi kenangan indah bagiku
aku hanya diam-diam menyimpan sesak
diam-diam mendoakanmu, diam-diam tersenyum getir
setiap kali detik-detik seperti ini datang, aku berbisik:
apa kau bahagia? benar-benar bahagia?
aku harap 'ya'
kau selalu menjadi kuntum-kuntum dandelion
didekap jemariku meski tak berarti apa-apa
sedikitpun saja
jika kau bertanya, kapan aku lelah melakukan semua ini?
tak pernah lelah, sungguh mencintaimu tak kenal lelah
terserahlah kau mengataiku bodoh atau apapun
namun ketahuilah, cintai ini pandai
pandai menjaga dirinya
betapa banyak musim singgah di hidupku
namun musim yang takkan kulupa adalah ketika bertemu denganmu
musim terindah...........
lebih dari semua itu, aku merapal harap
di pertemuan berikutnya kau adalah orang paling bahagia
itu cukup

Kamis, 08 November 2012

random quality

mengapa cinta begitu membutakan setiap orang yang sedang diserangnya?
seperti aku yang dibutakan olehmu, sedangkan kau masih terus dibutakan olehnya
aku heran, sangat sangat sangat heran malah
seorang yang tampan, kece, badai sepertimu tapi begitu tunduk pada pengaruh mantan dan mau saja disetir olehnya? wuuuuu aku tidak relaaaaaaaaaaaaaaaaa
kenapa penyakit susah move on harus tercipta di jagad raya ini? dan kenapa sang susah move on harus menyerangmu? huahhh seketika karismamu lenyap ditelan susah moveon
hey man, jelasjelas wanita yang kau tunggu itu sudah memiliki kekasih dan jelasjelas ia menikmati kisah bersama kekasih barunya itu. jadi kenapa kau masih termangu menunggunya?
sampai-sampai kau tersiksa karena harapan yang diberikan oleh si mantan. harapan palsu brohhhh!
dan aku, sepertinya aku takjauh beda sepertimu. terpuruk dalam angan
aku juga masih termangu menunggu menunggu dan menunggu
padahal jelas jelas hatimu masih tertawan dalam hati lama
tapi aku masih bisa berakal sehat, aku tak mau digilakan olehmu
aku sadar aku masih punya hidup yang panjang dan harus tetap berlangsung
hidup sudah berat, mau kutambah menjadi seberat apa lagi? ha-ha-ha-ha
yasudahlah, biarkan kita sama sama menunggu meski yang ditunggu adalah beda
biarlah kita terkungkung dalam kisah sama namun beda cerita
siapa tahu kesamaan nasib akan mempersatukan kita
ya mas ya?

Kamis, 27 September 2012

untukmu #12

aku kini ada di hadapanmu
ya, di hadapanmu
seseorang, tolong cubit aku
yakinkan aku ini bukan mimpi atau khayalan
sungguh aku tak percaya saat seperti ini akan datang
meskipun aku tidak sepenuhnya berhadapan denganmu
tapi disinilah aku
berdiri di hadapanmu, meski hanya diam dan terpaku
mengagumi indahnya dirimu
dan alunan melodi yang kau hadirkan lewat piano itu
ya, aku mungkin sekarang hanya hadir sebagai penggemarmu yang melihatmu memainkan nada demi nada
tapi aku yakin suatu saat nanti hadirku sebagai teman hatimu
yang hadir di setiap penampilanmu untuk menemani, bukan sekedar menonton
disinilah aku, terombang-ambing bersama ratusan manusia lain
rela aku terdesak-desak, menempuh jarak, demi hadir di hadapanmu
persetan kau tidak menyadari bahwa aku ada dengan jarak yang sebegitu dekat
yang penting aku ada untukmu

untukmu #11

pagi turun perlahan diiringi kabut seperti selimut
dingin adalah nyawa kota ini dan ia mengajakku menari
mungkin ia ingin aku melupakan gundahku karenamu
karena kau masih saja membisu dan tak peka terhadap hatiku
bahkan kau seperti ingin bermain kembali bersamanya, masa lalumu
padahal dia telah mempunyai hati yang baru
lantas apakah yang sebenarnya kau cari?
hati seperti apakah yang kau inginkan untuk melengkapi separuh lagi hatimu?
adakah hati yang jatuh kepadamu melebihi hatiku?
pun embun menetes seolah ia adalah air mataku
pagi, kabut, dingin dan embun, mereka sendu bersamaku
tapi ketika mentari hangat di ufuk barat hadir
aku ingin menjadi ia
aku ingin menghangatkan hatimu
aku ingin menjadi pagi bagimu

untukmu #10

pekat semakin pekat seiring malam merangkak naik
angin, khayal, dan rindu berpadu menjadi satu komposisi memelukku di setiap malam menjelang
mungkin suatu saat nanti adalah kamu
pun nyanyian para nocturnal yang beriringan membentuk nada
mereka hanya mengisi kekosonganku sebelum kau yang meninabobokanku
dan detak waktu
ia coba mengingatkanmu agar tak terlalu lama membuatku menunggu
angin, khayal, rindu, nyanyian, dan waktu
mereka menunggu untuk kau gantikan
menemaniku sepanjang gelap malam hingga keesokan hari kujelang sinar mentari
dan yang pertama aku lihat saat ku membuka mata adalah kau

untukmu #9

malam kesekian aku berada di kota yang sama denganmu
setelah sebelumnya rindu diukur dengan jarak yang membentang jauh
dan masih tak ada kutemui setitik pun pencerahan tentangmu
masih tak kuketahui dimana jejak hadirmu
aku memang masih selalu mencari
tapi kini aku tak mau terlibat terlalu pelik
karena aku sadar mungkin nanti aku harus merelakanmu
atau aku harus bersabar lebih lama untukmu
mungkin saja kau telah mempunyai tambatan untuk hatimu
tapi aku masih terus berharap itu aku
aku yakin Tuhan mendengar doaku
yang terus kuselipkan namamu dan harapan tentang kita di dalamnya
semoga harapan itu bukan hanya harapan

Kamis, 20 September 2012

untukmu #8

ada suatu rasa yang janggal di hatiku
tentu saja masih tentang kamu
dalam ketakutanku aku ingin engkau ada di sisiku
dalam kekalutanku aku ingin engkau yang memelukku
membisikkan kata-kata dan membuat aku lebih tenang
dan airmata yang jatuh di pipiku
aku ingin tanganmu yang mengusapnya
dan lengan kokohmu untukku bersandar
seolah ketenanganku adalah dirimu
tapi ini hanya aku
aku yang terus mencari ruang kosong di hatimu
untuk kemudian kutitipkan hatiku disana

untukmu #7

nyatanya jika orang lain telah mendahuluiku aku bisa berbuat apa?
ini masih saja masalah waktu dan waktu
kenapa ia tak bisa sedikit saja bersahabat dengan cintaku?
seringkali aku berusaha bersejajar dengan waktu
tapi ia terlalu jauh meninggalkanku
andai waktu memperlambat sedikit saja langkahnya
mungkin aku tak akan menyebut 'kamu'
aku menggantinya dengan 'kita'
seseorang berada di hadapan langkahku
apa dia menyayangimu seperti aku yang menyayangimu?
apa dia tulus padamu seperti kasihku selama ini?
apa airmatanya menetes untukmu?
apa setiap detik di hidupnya diisi semua tentangmu?
sesungguhnya, akulah yang begitu
kau hanya perlu sedikit lebih peka dan menyadari
bahwa ada aku di hadapanmu

Kamis, 13 September 2012

untukmu #6

seperti hujan, kau terus menerus turun di kepalaku
seperti hujan, kau membuatku berlari-lari
seperti hujan, kadang kau buat aku menunggu namun kadang kuingin kau cepat berlalu
seperti hujan, hadirmu memberi kesejukan di hariku
seperti hujan, kau buat bunga di hatiku bersemi indah
seperti hujan, kau semikan hatiku yang kerontang luka
seperti hujan, aku tak dapat menghitung berapa banyak tetes cinta yang hadir karenamu
seperti hujan, kau buatku kedinginan akan sikapmu
seperti hujan, kau beri indah pelangi lewat hadirmu
seperti hujan, kuingin menari bersamamu
seperti hujan, kusuka wangi hadirmu
seperti hujan, aku mencintaimu

Minggu, 02 September 2012

untukmu #5

nah, kini sepertinya aku bertindak bodoh lagi
aku nekat menyusulmu ke kota tempatmu berdansa saat ini
demi apa? demikian aku mencintaimu
huaaahh bodoh sekali aku
kupikir ini akan berjalan dengan mulus
tapi ha-ha-ha-ha
hasilnya lagi-lagi jauh dari harapan
setelah jantungku berdebar dan kembali memainkan musik dubstep di sepanjang perjalanan
walllaaaa!!!!!!
nenekku yang mantan sinden itu sepertinya rindu profesinya
dan maaf, karena dialah aku batal menjadi penontonmu yang paling amazing malam ini
mendadak aku merasa bodoh sekali
jauh-jauh aku pergi tapi hasilnya nol besar
kemudian airmataku yang berharga itu mengalir untukmu
kau tahu? saat kau meneteskan air matamu untuk seseorang,
saat itulah kau harus menyadari  bahwa rasa sayangmu telah melampaui batas normal
dan itulah aku
bersama rasaku padamu saat ini
kurasa makin hari rasaku berkembang semakin pesat
dan aku semakin takut untuk terjatuh

Selasa, 28 Agustus 2012

untukmu #4

aku sudah disini
di kota yang sama denganmu
aku sudah mencari
di seisi kota dimanakah dirimu
tapi tak kunjung kutemui
jejak maupun bayang
kupikir kota ini tidaklah seluas Medan
metropolitan nomor 3 di Indonesia
dan aku baru sadar begitu naifnya aku
kupikir kota ini hanya seluas daun kelor
benci harus kuakui, aku rindu kamu
maka kuhibur hatiku dengan kebiasaan lama
mendengarkan semua lagumu
dan oh, kini tiap aku mengingat dan terbayang tentangmu
kurasakan janntungku berdebar cepat
dan beribu kupu-kupu terbang menari di perutku
aku tidak berusaha untuk mengingatmu
kau sendiri yang selalu hadir di pikiranku
aku rindu kamu!
dan aku sadar, ini cinta.........
akan sakit rasanya jika tak berbalas

Minggu, 19 Agustus 2012

untukmu #3

tunggu aku!!!!!!!!
tunggu aku berada di kota yang sama denganmu
jangan dulu kau gegabah memilih yang lain, yang tak kuketahui siapa~
tunggu!!!! perasaan ini terlalu besar padamu
tegakah kau patahkan begitu saja?
kumohon...............aku berharap lebih padamu
berharap kita bisa bersatu
beri aku sedikit waktu dan bukalah celah untuk kumasuki hatimu
tunggu!!!! ini tidaklah lama
asal kau peka sedikit saja
dan kau juga perlu bersabar sebentar sampai cintaku datang menghampirimu
aku sayang kau
maka jangan lukai aku.............kumohon
tunggu!!!! tunggu!!!! tunggu!!!!

untukmu #2

aku baru sadar, jika nanti aku telah berada di kota yang sama denganmu dan memasuki lingkup keseharianmu, bukan berarti aku bisa dengan mudahnya memilikimu
ini bukan cerita ftv atau roman lainnya
tentu aku harus benar-benar berjuang untuk mendapatkanmu mengingat rintangan yang akan kuhadapi pun bukanlah sedikit jumlahnya
itu sebabnya aku terlalu takut untuk bermimpi tentangmu
aku takut mimpi-mimpi itu justru akan menjerumuskanku
aku takut mimpi itu hanyalah mimpi............takkan jadi kenyataan
aku ingin menikmatimu dalam kenyataan, karena itu aku enggan untuk menerimamu dalam mimpi dan anganku
hey, kuharap ini berbalas!