Gagal move on? Aku rasa bukan gagal move on, hanya saja kamu merindukan momen indah dan kebersamaan bersama orang itu. Dia yang sempat membuatmu merasa tinggi, yang membuat hidupmu lebih berarti, yang membuatmu selalu optimis dan berani menjalani hari.
Jangan pernah paksa dirimu untuk move on karena semakin kamu memaksa maka semakin sulit pula kamu untuk move on. Move on bukan paksaan meskipun ia menjadi suatu keharusan. Harus untuk hidupmu yang lebih baik, tanpa bayang-bayang masa lalu. Tanpa perasaan yang membelenggu yang hanya menahan langkahmu untuk terus menjadi bahagia. Percayalah move on terjadi dengan sendirinya, bahkan tanpa kamu sadari. Kamu hanya perlu menjalani hidupmu seperti biasa. Seolah tidak terjadi apa-apa. Seolah semua masih sama seperti sebelumnya. Seolah masih ada dia sebagai moodbooster harimu.
Tapi jangan hadirkan sosoknya di pikiranmu, sekali pun jangan. Karena wajahnya hanya akan membuatmu terlempar ke kenangan masa lalu. Tidak, kamu tidak harus melupakannya atau pun menghapus kenangan indah bersamanya. Biarkan ia dan kenangan kalian tetap ada, hanya saja dengan porsi yang berbeda. Simpan mereka dalam satu folder baru, folder berjudul masa lalu. Kemudian letakkan dalam memori yang bahkan kamu sendiri susah menggapainya dan menemukannya, sebuah tempat yang terselubung. Agar kamu tidak mudah untuk menemukannya dan membukanya kembali.
Masa lalu ada untuk pelajaran menghadapi masa depan. Kita tidak akan bisa berada di hari ini tanpa adanya masa lalu. Kita tidak akan mempunyai masa depan jika tidak pernah berada dalam masa lalu. Maka biarkanlah ia tetap ada, jangan menghapusnya atau pun menghilangkannya.
Jika pada satu masa kamu merindukan masa lalumu, jangan salahkan dirimu karena itu sungguh di luar kendalimu. Rasa rindu bisa datang kapan saja tanpa permisi. Yang perlu kamu lakukan hanyalah sejenak mengenangnya, lalu sesegera mungkin menyimpannya kembali dalam-dalam. Mengenang bukan berarti mencintai kembali. Mengenang hanyalah wujud pembasuh rasa rindu. Sama seperti air yang kita minum saat kita haus, cukup minum untuk menghilangkan dahaga kita, tak perlu berlebihan karena akan membuatmu kembung dan sakit sendiri.
Semangatilah dirimu sendiri untuk tidak terjebak pada masa lalu dan nostalgia. Kamu harus bahagia sebab bahagia itu perintah.
Berbahagialah, ada banyak orang yang sanggup membahagiakanmu dibandingkan ia yang hanya membuatmu bersedih.
Bahagialah, sebab itu adalah perintah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar