saya bukan blogger. saya hanya ingin bercerita :)

Minggu, 01 Mei 2011

telah kucoba untuk bersikap biasa saja menghadapi kenyataan yang pasti akan terjadi. ku kembangkan senyum terindah bersama teman yang selalu setia di sisi.
aku berbahagia, bersenangsenang bersama kalian. bernyanyi, menari, berteriak tentang kebebasan kita, menikmati histeria dan euforia yang kita ciptakan sendiri.
aku semakin bahagia ketika kalian mengelilingiku dengan tawa masingmasing yang menghiasi wajah ceria kalian. perlahan mulai kulupakan kesedihan yang menyelinap dalam dada.
kita menikmati hari ini bersama dalam balutan canda. menyelinap di balik asap yang membumbung tinggi membawa aroma persahabatan kita.
lalu kita santap bersama hidangan yang tersedia melimpahruah. kita kenyang, kita bahagia.
langit sempat menangis sebentar, mengguyur bumi yang mungkin mulai gerah karena histeria kita. tapi kita tak peduli.
ini adalah hari terakhir kita berkumpul bersama di ruangan kita. kita tak mau lewatkan kesempatan ini.
dan saat langit kembali tersenyum, kita lanjutkan pesta kita. hingga gelapnya malam mulai hadir di bumi.
kita bersama, nyalakan tanda bahaya, musik menghentak, kita tersentak, kita berpesta.
menari di bawah temaram bulan dengan gaya masingmasing yang kita anggap keren. kita ekspresikan jiwa muda kita yang bergelora.
lalu ternyata kita harus hentikan ini. kita mulai merenung, menghapus tawa beralih airmata.
kita berpelukan seakan tak mau terlepaskan. kita berbagi airmata di bawah kelam malam.
aku peluk kalian erat, kalian peluk aku lebih erat. begitupun dengan pahlawan kita--guru kita--yang ikut terhanyut dalam kesedihan.
memeluk kita dalam sejuta pesan dan harapan. di saat itulah kita tersadar besarnya dosa kita terhadap mereka. apalagi aku.
aku adalah siswi bengal yang hobi cabut dan tidur saat pelajaran matematika yang bukan bidangku--maaf bu Elva-- dan aku merasa seolah dihentak oleh rasa bersalahku sendiri.
satu persatu kita terhanyut. berderai airmata. hingga akhirnya langit pun mengerti kita. ia ikut sumbangkan airmatanya untuk kita. kita semua berbagi kesedihan.
akhirnya kita tersadar, kita telah terikat oleh benangmerah persaudaraan yang tak kita sengaja. kita telah saling menyayangi dan memiliki.
aku sayang kalian dan tak merela untuk melepas kalian. aku butuh waktu untuk jauh dari kalian.
berjanjilah kawan, kita akan terus bersama walau kita telah tak bersama. kita akan terus bersaudara meski kita terpisah jarak, waktu, dan destinasi.
ingatlah masa-masa kita bersama. jangan buang aku saat kau dapatkan yang baru.
ingat janji kita untuk TETAP BERSAMA.
sampai jumpa dalam balutan seragam PUTIHABUABU :') aku akan selalu menyayangi kalian!

DELACO + 9A :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar