terlanjur kau berikanku harapan lebih, tak sempat ku belajar dari peristiwa letih
ini tak semudah yang ku tahu balik tersorong, hadir mengusik pahit kata kosong kan menyongsong
ku pergi dan tinggalkan pahit yang tak kunjung hilang, masih tak sanggup ku ungkapkan tangis yang berlinang
dulu saat ku jatuh kau angkat ku tak berdaya, kau yang mengisi di hati hapus ku punya luka
masih tergambar jelas tawa tangis dan senyum, rasa peduli tak terganti yang buatku kagum
tak percaya ada hari yang buatku bisu, sakit pilu yang bertumbuh utuh dalam belenggu
#masih tergambar jelas senyummu dari tatapan kita
namun semua kau tinggalkan khianati arti cinta
saat hati merasa tangis di balik tawa
harapan yang tlah kau beri sirna tak ku percaya#
coba kau renungkan tulis yang ku katakan
lidah tak bertulang janji hidup slamanya tak terwujudkan
aku baik, namun jangan dipijak. salahku berkata kita pasangan yang terbijak
pesanku
jangan sesali bila kau dapat yang tak setia, diberi karma karna kau buang ku sia-sia
tahukah kau penyembuh yang mengisi dalam lelap?
masih tak sanggup ku lupa semua janji yang kau ucap
pernah kau ukir dimana cinta kita dimulai, tunduk di dalam sedih putus rasa helai
sering tertawa berakhir airmataku yang mengisi kotak khayal bidadari namun kau lebih dari
penyemangat hati..
bukan seperti yang ku butuh atau tak kunjung kau wujudkan doa, ku ingin cinta yang utuh..
LILYO-TANGIS DI BALIK TAWA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar